Pesan IDAI Terkait Kasus Kematian Anak Akibat Covid-19 Indonesia Tertinggi Se-Asia Pasifik

//Pesan IDAI Terkait Kasus Kematian Anak Akibat Covid-19 Indonesia Tertinggi Se-Asia Pasifik

Pesan IDAI Terkait Kasus Kematian Anak Akibat Covid-19 Indonesia Tertinggi Se-Asia Pasifik

Ketua Umum IDAI, Aman Pulungan, menjelaskan IDAI merupakan organisasi yang paling paham kondisi anak-anak karena menangani langsung pasien anak terpapar Covid-19. Secara independen, IDAI menghimpun data anak terpapar hingga angka kematian anak akibat Covid-19 di seluruh Indonesia.
“Bayangkan mereka pada saat lahir terinfeksi Covid-19. Anak-anak rentan tertular dan biasanya anak sakit, orang tua juga sakit,” katanya kepada wartawan saat konferensi pers.
IDAI menolak segala macam cara untuk membuat anak-anak melakukan pembelajaran tatap muka langsung di sekolah karena anak-anak bisa saling tertular atau menularkan Covid-19.
Beliau juga mengatakan, rasa bosan menemani anak belajar di rumah itu lebih baik dari pada harus melihat anak dirawat di rumah sakit, di ruang IGD atau ICU karena terkena Covid-19. Siapa lagi yang menemani anak saat di rawat di Rumah sakit kalau bukan orang tuanya, maka dalam hal ini orang tua juga bisa ikut terinfeksi. Kenapa harus ditemani? Karena yang berusia 17 tahun saja sering menangis saat dirawat apalagi anak-anak.
Angka kematian pada anak akibat Covid-19 di Indonesia lebih tinggi dibandingkan negara lain di Asia Pasifik. Sebagian besar kematian itu terjadi pada anak usia 1-12 bulan.
Indonesia memiliki jumlah rata-rata kelahiran lima juta anak per tahun yang rentan terpapar Covid-19. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mendesak semua pihak berkepentingan supaya anak-anak melakukan pembatasan sosial di rumah selama pandemi Covid-19.
Hal tersebut terungkap pada penyataan bersama Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Asah Pena, Keluarga Peduli Pendidikan (Kerlip), Federasi Guru Independen Indonesia (FGII), dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Pernyataan bersama itu disampaikan via Zoom Meeting bersama wartawan, Senin (3/8/2020) siang.

By | 2020-08-04T15:33:39+07:00 August 4th, 2020|Berita|0 Comments

About the Author:

Avatar

Leave A Comment

%d bloggers like this: