Liburan, Saatnya Menata Rumah Ramah Pandemi Untuk Keluarga

//Liburan, Saatnya Menata Rumah Ramah Pandemi Untuk Keluarga

Liburan, Saatnya Menata Rumah Ramah Pandemi Untuk Keluarga

Sudah 5 bulan keluarga Indonesia hidup di masa pandemi. Berbagai respon keluarga membawa beragam, khusus dalam membangun daya tahan dan manajemen kebutuhan keluarga.

Kekalahan sejak pergantian wabah Covid-19 menyebabkan reaksi dan reaktif.

Tentu saja selama bekerja dari rumah, bersekolah dari rumah dan beraktifitas dari rumah mulai butuh rasa variasi dalam mengatasi anjuran tetap dirumah.

Berharap lepas 5 bulan, kita lebih tahu apa yang lebih baik dan bisa menambah nilai lebih rumah. Dan dapat dilakukan kapan saja dan waktu harus di pakai atau tidak.

Kak Seto melihat rumah juga perlu relaksasi, tidak hanya fasilitas publik, tempat hiburan dan wisata.

Kita perlu menata kembali rumah agar memberi kenyamanan dan kenyamanan selama pandemi.

Kita sering mengingatkan anggota keluarga termasuk anak-anak agar selalu memakai topeng, namun bagaimana agar anak-anak dapat mengingatnya selalu, butuh media yang ramah.

Seperti menempatkan pengingat memakai topeng, di pintu jelang keluar kamar atau pintu utama rumah. Dengan tulisan atau gambar. Atau dengan mengundang anak-anak, bertema pandemi, akan membuat ananda senantiasa kebiasaan baru melalui karya mereka yang bisa di tempelkan di tempat yang mudah dilihat anak.

Kemudian perhatikan sirkulasi udara di kamar dan ruangan agar pergantian udara tidak terhalang.

Ini semua bisa di rumah, di ruangan, di kamar di kontrakan atau indekost, di asrama dan pesantren. Demi sirkulasi kualitas udara bersih yang masuk dan keluar.

Upaya ini akan mengaktifkan anak-anak yang tidak aktif.

Kalau kemarin masa pandemi di awal, terasa agak sulit, dengan memperhatikan angka penularan yang terus meningkat dan rumit beberapa barang khusus yang harus selalu bisa digunakan.

Sekarang perlu disentuh agar terlihat lebih ramah dan memperhatikan estetika, agar menjadi lebih manusiawi dan mudah di gapai anak-anak untuk memakainya. Lebih ditambah produk produk yang dijual pada masa pandemi Covid 19.

Saya berharap relaksasi di rumah memberikan nilai lebih untuk anak dan orang tua yang membawa kehangatan baru, kelekatan anak dan orang tua. Menciptakan pembelajaran yang lebih kondusif.

Kak Seto juga mengingatkan kebiasaan baru hidup di tengah-tengah pandemi juga harus disesuaikan, agar rumah, pembangunan, layanan publik disesuaikan dan lebih bermanfaat dalam perbaikan pandemi dalam mencegah penularan dan mengurangi masalah non-alam.

Pengembangan, Pemetaan yang Layak, Aktivitas harus memiliki Nilai Lebih di Masa Kini.

Iedul Adha kali ini akan terasa menyenangkan, disajikan dengan beribadah sholat Iedul Adha berjamaah dan bakar sate kambing, tapi jangan lupa agar anak-anak berhati hati dan orang tua mendampingi secara intensif. Menghubungkan rumah baru.

Kak Seto ingatkan semua pihak punya peran dalam meningkatkan kualitas udara di masa depan bermasker.

Segala sesuatu dari rumah yang dapat mempengaruhi penurunan kesehatan sekaligus dan sisi lain terletak pada kualitas udara yang bersih harus dipertahankan. Seperti mengurangi paparan asap, menghentikan kebakaran hutan, memperbaiki secepatnya kendaraan, memastikan mengurangi biaya, mempercepat dan membuang pabrik kimia dan memberi nilai lebih pada semua produk agar ramah selama pandemi Covid 19.

Gerakan menanam dari rumah dan lingkungan bersama anak, harus tetap di teruskan. Agar bumi melepaskan produksi oksigen yang dapat membebaskan kesehatan kita.

Semoga semua keluarga dan anak tetap ceria selama liburan dari rumah.

* Selamat Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah *
Salam Ceria Keluarga Indonesia

Lembaga Perlindungan Anak Indonesia

By | 2020-07-31T15:34:16+07:00 July 31st, 2020|Artikel|0 Comments

About the Author:

Avatar

Leave A Comment

%d bloggers like this: